Jika dirasa bermanfaat, silahkan copas artikel blog ini

Cara Menghemat Baterai Android

Salah satu hal yang sangat identik dengan perangkat berbasis Android adalah baterai yang boros. Tidak heran jika sekarang ini banyak sekali artikel di internet yang membahas tentang cara menghemat baterai pada perangkat Android. Berbagai tips atau cara tersebut diantaranya mulai dari mematikan koneksi internet, menggunakan aplikasi khusus penghemat baterai dan sebagainya. Sebenarnya terdapat cara unik untuk menghemat baterai yang masih jarang diketahui oleh mayoritas pengguna perangkat Android.

Cara Menghemat Baterai Android

Sayangnya, cara unik ini hanya bisa diaplikasikan pada perangkat Android yang sudah didukung oleh layar dengan teknologi AMOLED. Jadi, untuk perangkat Android dengan layar TFT atau LCD belum bisa menggunaan cara unik ini. Sebelum membahas cara unik menghemat baterai Android, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu perbedaan antara teknologi layar LCD dengan AMOLED. Teknologi yang digunakan pada layar LCD biasanya diterapkan pada perangkat monitor komputer dan televisi. Bahan dasar utama dari LCD adalah kristal yang sifatnya tidak mampu memancarkan cahaya. Layar LCD pada dasarnya hanya melakukan transmisi cahaya yang dikirim dari sumber cahaya di bagian belakangnya.

Dengan kata lain, apabila layar LCD menampilkan warna hitam maka sebenarnya itu merupakan warna hitam yang dipancarkan oleh sumber cahaya di dalamnya. Selain itu, layar LCD memang terkenal boros daya atau energi sehingga akan cepat sekali menghabiskan baterai apabila digunakan pada pada perangkat mobile. Teknologi pada layar AMOLED pertama kali digunakan oleh seri smartphone Galaxy keluaran pabrikan Korea yakni Samsung. Berbeda dengan LCD, layar AMOLED memiliki kemampuan untuk memancarkan cahaya.Ketika layar AMOLED memancarkan warna hitam, maka warna hitam tersebut memang berasal dari layar AMOLED dan bukan dari sumber cahaya di belakangnya.

Layar AMOLED mampu menghemat daya atau energi pada perangkat mobile karena pada dasarnya memancarkan cahaya per piksel dan tidak memancarkan cahaya dari semua piksel pada layar. Dari penjabaran diatas, dapat ditarik suatu kesimpulan yang sederhana bahwa layar dengan teknologi AMOLED bisa menghemat baterai ketika menggunakan wallpaper berwarna hitam atau gelap. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa penggunaan wallpaper berwarna hitam akan mampu menghemat sekitar 6% per jam dengan menyetel tingkat kecerahan atau brightness pada layar sebesar 20%. Jika di set pada tingkat full brightness, maka mampu menghemat energi hingga 8% per jam.
Cara tersebut ternyata tidak berlaku bagi perangkat Android yang menggunakan layar LCD. Satu-satunya cara yang bisa diaplikasikan pada perangkat dengan layar LCD adalah dengan menggunakan Battery Saver Mode. Selain itu, penggunaan teks berwarna hitam pada berbagai aplikasi merupakan cara unik lain untuk menghemat baterai pada perangkat Android. Apabila cara ini dirasa meragukan, maka ada baiknya untuk melakukan eksperimen sendiri terlebih dahulu.

Caranya dengan mengisi penuh baterai hingga 100% kemudian pasang wallpaper dengan warna yang cerah dan set layar agar terus menyala. Lalu biarkan layar pada perangkat Android untuk terus menyala hingga baterainya hampir habis atau tersisa sekitar 20-30%. Kemudian cek di menu Setting dan Battery Usage berapa persen konsumsi baterai yang telah terpakai oleh layar. Ulangi langkah pertama namun kali ini dengan memasang wallpaper berwarna hitam atau berwarna gelap. Dengan eksperimen ini bisa dilihat perbedaan konsumsi daya pada baterai ketika menggunakan wallpaper berwarna cerah dengan wallpaper berwarna hitam. Cara efektif lain untuk menghemat baterai adalah dengan mengatur Timeout Setting dan mengaktifkan Battery Saving Mode yang biasanya sudah tersedia pada semua perangkat Android.

Cara Menghemat Baterai Android Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Eny Luxma